Library of Ruina - Warp Train
SPOILERS ALERT!! - Artikel ini mengandung Alur Cerita, Artwork dan atau Bocoran Data yang ada didalam game Library of Ruina.
Kecuali, untuk kalian yang penasaran dengan rahasia dan hal-hal menarik yang ada di game, monggo dilanjut XD.
Sebelum masuk ke pembahasan Warp Train di Library of Ruina, buat yang belum tahu game ini (karena UNDERRATED) Library of Ruina adalah game Turn-Based, Deck-Building tapi RNG yang mengambil latar cerita setelah Lobotomy Corp. Hancur (game sebelumnya) yang mana player akan berfokus ke 2 MC yaitu Roland si paling 'Grade 9 Fixer’ dan Angela 'AI' dari dari Lobotomy Corp. Yang mengelola Perpustakaan yang berisi segudang pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat. Tujuan utama dari game ini adalah mengundang ‘guest’, bertarung dengan mereka untuk mendapatkan ‘buku’ yang dicari-cari Angela yaitu ‘One Singular, perfect book’ yang menjadi tujuan akhir dari pembalasan dendam dan kebebasan Angela.
Apa itu Warp Train?
Singkatnya, Warp Train adalah kereta dengan teknologi Singularity buatan W Corp. yang memungkin orang-orang untuk sampai ke tujuan dalam waktu 10 detik.
Apa itu Singularity dan W Corp.?
Singularity adalah teknologi unik yang bisa menentang hukum fisika, teknologi ini hanya dimiliki oleh ‘Wings’(konglomerat pemegang kekuasaan di kota) dan mereka menggunakannya sebagai lahan bisnis. Saking berharganya, tiap secuil informasi mengenai singularity dihargai sangat mahal dan adakalanya perang paten terjadi antar 'Wings' dan Organisasi besar lainnya, entah karena memperebutkan Singularity dari 'Wings' yang hancur, atau menggugat & menuduh terjadinya pencurian paten singularity.
Dan W Corp. merupakan salah satu dari 26 ‘Wings’ yang memegang kendali di distrik 23. Singularity yang dimiliki oleh W Corp. lebih ke arah teleportasi instan, dan mereka menggunakan Singularity ini pada bisnis Warp Train yang digunakan orang-orang untuk tranportasi antar distrik dan menjadi alat vital dalam berjalannya kegiatan di kota.
Alasan kenapa saya memakai memakai Warp Train sebagai topik, karena cara kerja dari Warp Train sendiri sangatlah MEMBAGONGKAN kalau dilihat dari cerita di in-game. Jujur, StoryWriternya gak nanggung buat setting cerita di rentetan peristiwa Warp Train, dan tentu saja saya tidak akan membicarakan "LOVE TOWN" karena banyak sensor, penasaran simak lebih lanjut.
Insiden Warp Train (SPOILER!!)
Scene bermula di Warp Train Station, dimana Rain, Mika, dan Olga (Molar Office) menunggu kereta dengan tujuan ke 'Nest L', namun kondisi Olga saat itu sedang mabuk berat dan mika menjelaskan alasan mengapa Olga mabuk berat begitupula dengan dana kantor mereka yang digunakan Olga, hal itu tentunya membuat Rain kecewa. Di saat yang sama, Warp Train UW-212 yang akan dinaiki 3 Fixer tersebut tiba.
Mendengar pengumuman tersebut Olga mengeluh bagaimana Warp Train membuatnya bingung arah dan tentu saja Rain mengingatkan supaya dia menjaga sikap di dalam kereta. Mendengar pengumuman kereta akan segera berangkat mereka bertiga segera mencari tempat duduk di Warp Train. Di dalam kereta, mereka tidak sengaja mendengar percakapan 2 penumpang lainnya, Tommy dan Merry; Tommy merasa gugup karena ini pertama kalinya ia naik Warp Train dan takut dengan kemungkinan terjadinya kecelakaan, lalu Merry menenangkan Tommy kalau dia akan selalu di sisinya (2 Lovebird ini berhubungan dengan LoveTown). Saking mesranya, Olga sampai muntah, karena mabuk beratnya belum sembuh (Rain juga yang harus bersihin LOL😂). Perjalanan Warp Train kan perlu 10 Detik untuk sampai tujuan, Para Fixer dari Molar Office ini bingung mengapa ada sabuk pengaman di kereta itu.
Di sinilah keanehan terjadi. Sudah satu jam berlalu sejak Olga tidur, karena kesal dengan 2 LoveBird (Tommy & Merry) yang bermesraan di dekatnya, tapi mereka masih belum sampai ke tujuan. Karena tidak ada perubahan, Rain & Mika segera membangunkan Olga dan menjelaskan situasinya. 6 jam berlalu, dan masih tidak ada perubahan, padahal dalam kurun waktu 10 tahun ini riwayat kecelakaan W Corp. masih bersih, para penumpang pun bingung apa yang harus mereka lakukan di situasi tersebut. Kesal menunggu tanpa hasil, Olga mengatakan akan membuka paksa pintu keretanya dan dilarang oleh mika, karena Olga bisa saja terlempar keluar setelah membuka pintunya. Setelah 17 jam menunggu, para penumpang mulai gelisah dan Olga menyuruh Rain & Mika untuk memotong sabuk pengamannya dan mulai melakukan sesuatu.
31 Jam berlalu, Olga mulai mencoba membuka paksa pintu, tapi tidak ada hasil. Mika dan Rain mulai menyadari meskipun 31 jam telah berlalu tidak ada seorang pun yang mengeluhkan lapar dan haus, para penumpang lainnya pun sudah putus asa dengan situasi mereka. Karena tidak ada jalan lain, Olga bertaruh pada invitation yang di dapat dari 'Myo' teman baiknya dan menandatanganinya supaya mereka bertiga bisa keluar dari kereta.
Di Library, Roland dan Angela terkejut dengan apa yang terjadi di Warp Train. Karena malfungsi yang terjadi pada singularity W Corp. sangat fatal karena waktu perjalanan maksimal nya 10 detik dan jika terjadi delay 30 detik saja sudah mencoreng reputasi W Corp. apalagi 30 jam delay. dan setelahnya yah... , Olga dan yang lainnya sampai di Library meskipun mereka bisa keluar dari kereta, mereka perlu berhadapan dengan Librarian setelahnya. Pada akhirnya mereka jadi buku (Roland termasuk Librarian yee).
Di sisi lain ada 3 Fixer yang mengawasi pergerakan Molar Office (Rain, Olga, Mika) setelah mereka naik Warp Train. Alloc, Dalloc, dan Bono (Gaze Office), mereka bertiga mencoba mengumpulkan intel mengenai singularity W Corp. melalui perangkat yang di pasang secara diam-diam pada anggota Molar Office. Bayaran yang ditawarkan untuk intel ini mencapai 200 Juta Ahn(Mata uang di kota tersebut) jika mereka berhasil. Mata duitan pastinya jika disuguhkan uang sampai ratusan juta. Pekerjaan yang mereka lakukan juga tidak luput dari konsekuensi, Bono khawatir jika mereka ketahuan memata-matai W Corp. , karena tidak ada yang akan melindungi mereka dari amarah Wings.
Trio ini terus melacak kereta tersebut setelah keberangkatannya, mereka tidak menoleh sedikitpun dari perangkat mereka, dan tiba-tiba *POOF sinyal dari Olga dan yang lainnya hilang ditengah jalan. Terjadi keanehan, Alloc dan Dalloc setuju bila terjadi sesuatu di Warp Train, tapi hal itu tidak mengurangi kekhawatiran Bono dan dia malah menyalahkan perangkatnya yang rusak atau mereka ketahuan. Kesel dengan keluhan-keluhan yang dikerluarkan Bono, Alloc memperlihatkan Invitation yang berisi wishlist 'Book of Molar Office' yang baru saja ia dapatkan entah darimana, padahal belum satu menit setelah Warp Train Berangkat. Karena uang dan misi tetaplah nomor satu, mereka bertiga sepakat untuk menuju ke Library untuk mencari tahu apa yang terjadi di Warp Train, meskipun mereka tahu apa itu Library dan bahaya yang akan mereka hadapi.
Sampai di Library, Fixer dari Gaze Office ini masih sempat-sempatnya mengumpulkan intel mengenai Library mengira bisa mendapatkan uang lebih. Disaat yang sama Angela datang menyambut mereka, segera Alloc menanyakan bagaimana caranya Angela mendapatkan Bukunya Olga (Molar Office), Angela memilih diam. dan yah... mereka jadi buku juga pada akhirnya LOL😂.
Aduuh... , untuk Stage selanjutnya setelah Molar Office dan Gaze Office adalah Love Town *HUFT. Intinya gini mereka yang tidak bisa keluar dari Warp Train jadi gila sampai mereka mencoba hal kreatif yang memBAGONGkan (ingat yee 2 LoveBird sebelumnya masih belum bisa keluar). Sampai pada hari ke-724.284 para penumpang mulai mencoba masuk ke Library melalui invitation yang diberikan Jae-Heon & Elena (Biang Keladi Insiden Warp Train), tentunya desain karakter penduduk Love Town di in-game setelah hari ke-724.284 Very Humane dan mereka jadi buku pada akhirnya dengan semua cerita kekreatifan mereka. (banyak Sensor kalo saya kasih semua Juicy Detailsnya mohon maaf kalo parafrase salah ato gimana👏).
Note : di Library kurang dari 1 jam berlalu buat Roland ma Angela nontonin orang-orang di Love Town BTW😑
Sebelum masuk scene stage selanjutnya, Elena dan Jae-Heon siapa??
Singkatnya, Elena dan Jae-Heon mengaku sebagai suster & dokter, mereka membantu memanfaatkan kegelisahan dari para penumpang yang tidak kuat dengan tekanan mental karena berada di Warp Train terlalu lama (Ada unsur Gore jadi gak tak masukin) sampai pada akhirnya Love Town terjadi. Intinya mereka biang keladi dari Insiden yang akan terjadi di gerbong First Class (VIP).
Note : Love Town terbentuk atau terjadi di semua gerbong selain gerbong VIP.
Kembali ke scene, dimana Jae-Heon menerobos masuk ke gerbong First Class. Dia mengoceh didepan para penumpang VIP betapa nyaman posisi mereka di masyarakat sementara Elena memperhatikan penumpang lain yang *CENSORED!!!* di sisi lain.
Jae-Heon mengatakan
"untuk orang awam pasti mempertanyakan kenapa perlu tiket VIP untuk perjalanan 10 detik? sangat masuk akal melihat penumpang VIP tidur statis disini, sementara mereka yang berada di gerbong belakang rusak secara mental dan fisik karena arus waktu."
Lalu Jae-Heon menambahkan, mengapa hanya dia dan Elena masih waras, jawabannya adalah 'Pluto'. teman? mungkin rekan? yang jelas 'Pluto' membekukan kesadaran mereka di kondisi statis. 'Pluto' juga mengaturnya untuk beku jika diperlukan (Jae-Heon dan Elena hanya merasakan 1 minggu berlalu). Jae-Heon bersimpati pada para penumpang di Warp Train, semua ingatan yang mereka habiskan dalam ratusan atau ribuan tahun untuk *CENSORED!!*, *CENSORED!!* pada keluarga dan teman mereka yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata, hanya akan dihapus setelah sampai tujuan, dan kembali ke kehidupan normal masing-masing seakan tidak terjadi apa-apa.
Jae-Heon balik badan ke penumpang First-Class dan mencemooh mereka yang tidur dalam ketakutan selama milenia, meskipun mereka mengetahui kebenarannya. Dia pun memberitahukan kebenaran Warp Train kepada orang yang berpikir sebaliknya,
"Kereta ini tidak rusak atau Malfungsi, tapi ini bekerja sebagaimana mestinya. Semua Warp Train beroperasi menjelajahi ruang waktu selama ribuan tahun, yang mana hanya 10 detik saja berlalu di dunia nyata"
"Lalu, mana kenyataan yang benar : hidup dalam beberapa dekade atau siksaan yang dialami selama ribuan tahun."
Dari jalan-jalannya mengelilingi gerbong depan, dia menemukan Box dengan brand T Corp. di muatannya. Lalu Elena memotong
"apakah sudah selesai ocehannya, karena masih ada hal yang perlu dikerjakan."
Jae-Heon simple menjawab kalo di sedang mengobrol dengan pengintip yang memerhatikan mereka. Karena waktu penyamarannya hampir habis, Jae-Heon memperlihatkan wujud aslinya sebelum memulai aksinya. Jae-Heon ini tidak punya masalah dengan penumpang biasa tapi beda dengan mereka yang kaya dengan segala harta, dan uang yang mereka punya untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Jae-Heon juga memikirkan adanya penumpang biasa yang memenangkan lotre untuk tiket VIP di gerbong First-Class, tapi dia tidak pilih-pilih. Tidak yang namanya kebebasan, Jae-Heon (The Puppeteer) percaya semua orang hanyalah boneka yang dimainkan oleh kekuatan yang besar, terikat senar tidak terlihat dan mementaskan pertunjukkan boneka dengan hidup mereka. Dengan itu, merekalah korban selanjutnya.
Kembali ke Library, Roland menyadari sesuatu dari The Puppeteer. Dia juga menambahkan, sepertinya The Puppeteer bekerja dengan 'Blue Reverberation'. Angela heran apakah 'Blue Reverberation' akan menarget Library. Roland percaya itu akan terjadi tapi itu tergantung pada buku apa yang dicari oleh mereka. Kembali ke topik, Angela menyebut W Corp. dalam masalah jika hilangnya penumpang First-Class terpublikasi dan tentunya menambah masalah juga, jika W Corp. sampai mengkambinghitamkan Library. Apakah ini termasuk rencana 'Blue Reverberation'? tidak ada yang tau.
Note : Penumpang First-Class yang jadi Puppet menuju library entah mereka benar-benar hidup atau tidak, tapi mereka masih punya kesadaran. Karena setelah 'Guest' dikalahkan mereka akan diubah menjadi buku jika memiliki kesadaran. Book of Puppet bisa di ambil setelah mengalahkan mereka.
Kesimpulan
Kejadian di Warp Train bisa dibilang insiden tapi juga tidak, karena kereta itu beroperasi sebagaimana mestinya dibuat. Semua Warp Train beroperasi dengan menjelajah selama ribuan tahun di ruang-waktu dan 10 detik perjalanan jika di real life. Hal yang terjadi pada penumpang biasa disana selama ribuan tahun dan kegiatan yang mereka lakukan sangatlah *CENSORED!!* dan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Setelah sampai tujuan, W Corp. mempunyai prosedur untuk menghilangkan semua ingatan para penumpang dan mengembalikan mereka seperti semula seolah tidak terjadi apa-apa.
Tapi hal tersebut dimanfaatkan oleh Jae-Heon(The Puppeteer) dan Elena untuk melancarkan aksi mereka. Jika beberapa penumpang biasa yang hilang tidaklah masalah, beda ceritanya jika penumpang VIP yang hilang. Selain merusak reputasi W Corp. mereka juga perlu mengkambinghitamkan Library untuk mengurangi rusaknya reputasi mereka. Hal ini juga menguntungkan The Puppeteer dan 'Blue Reverbration' yang juga mengincar Library.
Terima kasih sudah membaca sampai akhir. n have a nice day :VVV
.png)
Komentar
Posting Komentar